Mada.id : Miris mendengar seorang wanita mengatakan bahwa seluruh lantai rumahnya tergenang air dan terus memanggil nama “Pak Lurah”. Rabu, (1/10/25).
Moment sedih ini telah diabadikan pemilik akun @AA pada pukul 00:23 Wib malam ini yang diduga kuat sebagai pemilik rumah dalam video tersebut.
Dari video berdurasi satu menit tiga puluh sembilan detik itu, @AA berulang kali menyebut nama “Pak Lurah” sambil menangis.
“Ya allah banjir ya allah, Air tetap masuk kerumah kami, sudah kami tinggikan pun tetap masuk, kapan la dibuat parit ini pak lurah, masuk terus airnya pak lurah” sebut @AA sambil menangis terseduh-seduh.
“Habis basah, kulkas aku pun habis basah, tidak bisa tidur kami, ntah kapan dibuat paritnya, datang hari itu tapi ntah kapan buat parit. Tolong Kami Pak Lurah kapan dibuat parit kami ni, habis banjir rumah aku,” sambung @AA.
Selain itu, @AA juga membuat keterangan di videonya meminta kepada kepala desa soal parit dekat rumahnya yang telah ditutup.
“Tolong la pak kepala desa, parit kami ni, banjir rumah aku, padahal tinggi sudah aku buat rumah ni, Ada parit kena tutup buat org pula, setiap hujan heboh la banjir aja,” tulis @AA dalam video.
Dalam status video, @AA juga berdoa agar keluhannya dapat di tanggapi Pak Lurah dan Kades setempat.
“Semoga keluhan kita ini di tanggapi kades dan lurah, mohon di tanggapi ya pak, Jalan beringin pasar satu Batu Bara,” harap @AA.
Dari video unggahan @AA, hingga berita ini terbit telah mendapatkan sebanyak 360 Like, 95 komentar, 20 dibagikan dan dahsyatnya sebanyak 37 ribu kali warganet yang melihat.
Dari penelusuran Mada.id, jalan beringin pasar satu Batu Bara pada status video berada di Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara dan tidak masuk dalam wilayah pimpinan Lurah Tanjung Tiram.
Saat dimintai keterangan Lurah Tanjung Tiram membenarkan bahwa, wilayah kelurahan Tanjung Tiram tidak masuk kerana Desa Bogak.
“Mungkin konten kreatif itu salah sebut, mau sebut Kades tapi yang disebutnya Pak Lurah,” kata Lurah Tanjung Tiram.
Tidak berhenti disitu, Mada.id mengkonfirmasi Kepala Desa Bogak, Fazzari Akbar belum bersedia menjawab pertanyaan terkait video viral tersebut melalui WhatsApp. (fat)



