Madanews.id Batu Bara : Kasus dugaan korupsi Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tahun 2022 di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi sorotan publik. Pada tahun 2026 ini, satu pejabat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara dikabarkan telah terseret dalam pusaran kasus tersebut. Minggu 22 Febuari
Penanganan perkara yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Batu Bara menambah daftar panjang dugaan penyimpangan anggaran di daerah itu. Dana BTT yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan mendesak dan kepentingan masyarakat, justru diduga disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Sejumlah pengamat anggaran menilai, terungkapnya satu pejabat ini bukanlah akhir dari persoalan. Mereka menduga masih ada sejumlah kasus dugaan korupsi lain yang belum tersentuh proses hukum. Indikasi penyelewengan dana disebut-sebut terjadi di beberapa sektor, dan belum semuanya masuk dalam laporan resmi maupun proses penyelidikan.
“Ini baru permukaan. Jika ditelusuri lebih dalam, bukan tidak mungkin akan ada nama-nama lain yang ikut terseret,” ujar salah satu pengamat anggaran yang enggan disebutkan namanya.
Publik Kabupaten Batu Bara pun berharap aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan dalam menuntaskan setiap dugaan korupsi. Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran daerah dinilai sangat bergantung pada keseriusan aparat dalam membongkar praktik-praktik penyimpangan.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Batu Bara agar lebih berhati-hati dan transparan dalam mengelola keuangan negara. Masyarakat kini menanti, apakah pengusutan Dana BTT 2022 ini akan benar-benar tuntas atau justru berhenti pada satu nama saja
( Mada.id zul )



