Madanews.id Batu Bara : Kabupaten Batu Bara dikenal sebagai daerah yang masih kental menjaga adat dan tradisi Melayu, khususnya dalam menyambut Bulan Suci Ramadan. Tradisi tahunan seperti pesta tapai dan mandi balimau bukan hanya menjadi agenda budaya semata, tetapi juga membawa dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan oleh Pimpinan Cabang Bank Sumut Kecamatan Lima Puluh, Teddy Pribadie. Ia menilai bahwa tradisi menghadap bulan puasa yang rutin digelar setiap tahun di Batu Bara memiliki nilai strategis dalam memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurutnya, pesta tapai yang menjadi ciri khas masyarakat Batu Bara selalu mendapat sambutan antusias dari warga. Berbagai pelaku UMKM memanfaatkan momentum ini untuk menjual produk olahan tapai, makanan tradisional, minuman khas, hingga aneka jajanan rakyat. Kondisi ini tentu menciptakan perputaran ekonomi yang cukup besar di tingkat lokal.
“Setiap kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat luas tentu berdampak pada peningkatan transaksi ekonomi. Pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga penyedia jasa merasakan manfaat langsung dari tradisi ini,” ujar Teddy.
Selain pesta tapai, adat Melayu mandi balimau juga menjadi bagian penting dalam menyambut Ramadan. Tradisi ini melambangkan penyucian diri secara lahir dan batin sebelum menjalankan ibadah puasa. Masyarakat dari berbagai kalangan turut ambil bagian, sehingga mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan.
Teddy menambahkan bahwa pihak perbankan melihat potensi besar dari kegiatan budaya seperti ini. Momentum tradisi dapat menjadi sarana mendorong literasi keuangan serta mengajak pelaku usaha kecil untuk lebih tertib dalam pengelolaan keuangan dan permodalan.
“Budaya harus terus kita jaga. Namun di sisi lain, kita juga perlu mendorong agar kegiatan tersebut memberikan nilai tambah secara ekonomi. Dengan pengelolaan yang baik, tradisi bisa menjadi kekuatan sosial sekaligus penopang kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap pemerintah daerah, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam melestarikan tradisi pesta tapai dan mandi balimau sebagai identitas budaya Kabupaten Batu Bara yang membawa manfaat nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
( Mada.id zul)



