Madanews.id Batu Bara — Musibah kebakaran kembali mengguncang Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Satu unit rumah milik Marzuki (53), warga Desa Pahang, hangus terbakar dan rata dengan tanah setelah dilalap si jago merah. Kebakaran tersebut menyisakan puing-puing kayu dan abu, sementara korban hanya bisa menyelamatkan diri tanpa sempat menyelamatkan harta benda.
Peristiwa memilukan ini sontak mengundang kepedulian berbagai elemen masyarakat. Pemuda Talawi dengan sigap bergerak cepat mendirikan posko donasi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan. Aksi ini diprakarsai oleh sejumlah pemuda setempat yang merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban korban yang kini kehilangan tempat tinggal.
Salah satu perwakilan pemuda Talawi, Dedek As, menegaskan bahwa pendirian posko donasi merupakan inisiatif murni dari rasa kepedulian sosial dan tanggung jawab moral terhadap sesama warga.
“Musibah ini bukan hanya duka bagi keluarga korban, tetapi juga duka kita bersama. Kami bergerak cepat agar bantuan dari masyarakat bisa segera disalurkan kepada Abang Marzuki,” ujar Dedek As kepada awak media.
Menurut keterangan warga sekitar, api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api yang cepat menjalar membuat rumah tidak dapat diselamatkan.
Akibat kejadian tersebut, Marzuki dan keluarganya kini harus mengungsi sementara dan sangat membutuhkan bantuan, baik berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, maupun dukungan dana untuk membangun kembali tempat tinggalnya.
Tak hanya pemuda, perhatian juga datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Pahang tidak tinggal diam dan langsung turun ke lokasi kejadian untuk melihat langsung kondisi korban serta kerusakan yang ditimbulkan. Kehadiran kepala desa menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah desa terhadap warganya yang tertimpa musibah.
“Kami dari pemerintah desa akan berupaya membantu dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar korban mendapatkan bantuan yang layak,” ujar Kepala Desa Pahang di lokasi kejadian, Sabtu (13/12/2025).
Masyarakat Desa Pahang dan Kecamatan Talawi diimbau untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi yang saat ini masih terus berlangsung. Bantuan sekecil apa pun dinilai sangat berarti bagi korban untuk kembali bangkit dan melanjutkan kehidupan pascakebakaran.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran, khususnya di permukiman padat penduduk dengan bangunan semi permanen. Diharapkan perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera hadir untuk memastikan korban tidak berlarut-larut dalam kesulitan.
(Red : Zul)



