Madanews.id Batu Bara : kepalah Desa kampung lalang
bersama Kepala Dusun (Kadus) IV serta seluruh jajaran Pemerintah Desa Kampung Lalang menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Kampung Lalang yang terdampak bencana banjir yang terjadi pada hari sebelumnya. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah desa dalam membantu warga yang mengalami kesulitan akibat musibah alam.
Bantuan sembako yang disalurkan berupa kebutuhan pokok sehari-hari, di antaranya beras, minyak goreng, gula, mie instan, dan bahan pangan lainnya. Bantuan ini diberikan langsung kepada warga terdampak banjir agar tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kepala Desa Kampung Lalang menyampaikan bahwa pemerintah desa bergerak cepat begitu menerima laporan dampak banjir yang merendam sejumlah rumah warga. Menurutnya, penyaluran bantuan ini merupakan langkah awal untuk meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang aktivitas dan perekonomiannya terganggu akibat banjir.
“Pemerintah desa hadir di tengah masyarakat untuk memastikan warga tidak merasa sendiri menghadapi musibah ini. Bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi, namun kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak,” ujar Kepala Desa Kampung Lalang di sela-sela kegiatan penyaluran bantuan.
Sementara itu, Kepala Dusun IV menambahkan bahwa pendataan warga terdampak dilakukan secara langsung oleh perangkat desa guna memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.
Warga Desa Kampung Lalang yang menerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian pemerintah desa. Mereka berharap adanya bantuan lanjutan serta perhatian dari pihak terkait, mengingat sebagian rumah warga masih terdampak genangan air dan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Pemerintah Desa Kampung Lalang menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan siap berkoordinasi dengan pihak kecamatan maupun instansi terkait guna penanganan lebih lanjut pasca-banjir. Pemerintah desa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bergotong royong dan menjaga lingkungan guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
(Mada.id Zul)



